MY DEAR PILOT [ CHAPTER 1]

6 Jan

my dear pilot

Judul/Title : My Dear Pilot

Author : Cho Jihyun [ @Rivanawr ]

Cast : Cho Kyuhyun & Seo Joohyun

Other Cast : You’ll find it

Length : 1 of………..

Genre : Romance, Sad, Family. Little bit NC

Author Notes (A/N) : Annyeong wiresdeul *bow* aku bawa baru lagi nih hehehe

Bisa juga kalian temukan beribu-ribu(lebay) Typos yang merajalela di sepanjang ff

Udah deh cekidot sajaaa…..jangan lupa comment ya eheheh Gomawo thanKyu :*

 

 

 

PLEASE DON’T BE A PLAGIATOR!

My Dear Pilot

.

 

.

 

.

Langkah kaki seorang Namja berperawakan tinggi bergemuh di antara lorong-lorong bandara incheon. Kulit putihnya yang terbalut pakaian dinas serta lengkap dengan topi yang bertengkrang manis di kepalanya semakin menambah poin karisma tersendiri untuknya.

Tangan kanan yang setia menarik benda berbentuk kotak itu terhenti di pintu kedatangan International. Kepalanya celingukan mencari sosok yang di rindukannya beberapa hari ini, Seo Joohyun. Ia terus mencari tapi tetap saja hasilnya nihil.

Namja yang bernama Kyuhyun itu mengeluarkan ponselnya dan mengirimkan Yeoja yang di nantinya sebuah pesan. Matanya tertuju pada kursi yang terletak di sudut bandara tersebut. Tanpa basa basi, ia menuju ke sana untuk sekedar duduk menunggu balasan dari Seohyun.

Ia menyenderkan tubuhnya pada sofa. Pandangannya tertuju pada keramaian bandara siang ini. Seketika senyum di wajahnya mengembang menatap seseorang yang tengah berjalan menuju arahnya.

“Oppa bogoshippo” Ucap seseorang yang tak lain ialah Seohyun. Tubuh tinggi semampai itu tengah memeluk erat Kyuhyun, meluapkan segala kerinduan yang beberapa hari ini menyelimuti hatinya.

“Mianhe Oppa, aku baru saja ada pemotretan  beberapa majalah pagi ini.” Seohyun kembali membuka mulutnya seraya menggandeng lembut lengan kanan Kyuhyun.

Senyuman yang sejak tadi melekat saat kedatangan Seohyun masih tergambar jelas di raut wajah Namja duapuluh lima tahun tersebut. “Kau datang menjemputku saja itu sudah sangat membuatku senang Chagiya”

“Jinja ? Mmm bagaimana perjalanan mu menuju paris kemarin pilot ?” tanya Seohyun dengan nada manja yang semakin membuat Kyuhyun menambahkan beberapa centi senyumannya. Rasa rindu saat Yeoja yang ada di sampingnya ini sedang bergelut manja padanya sudah menjadi kenyataan setelah beberapa hari ini hal itu tidak dapat di rasakannya.

“Melelahkan. Tapi, semua rasa lelah ku hilang saat menatap mu Chagiya”

Semburat merah terlihat jelas di kedua pipi chubby milik Seohyun. Kyuhyun selalu berhasil membuatnya tersipu malu.

Langkah keduanya terus berjalan menuju sebuah mobil sport berwarna hitam yang di ketahui bahwa itu milik Kyuhyun. Sebelum melakukan penerbangan menuju paris, Kyuhyun memang meminta Seohyun untuk membawa mobilnya.

Hal itu dilakukannya setiap kali ia akan di tugaskan untuk melakukan penerbangan jauh. Mengingat ia hanya hidup seorang diri di sebuah appartemen yang cukup megah di tengah kota Seoul itu, otomatis tidak ada yang akan menjamin keamanan mobilnya.

Kyuhyun bukanlah anak yatim maupun piatu. Orang tuannya yang menetap di Mokpo itulah yang mengapa membuatnya tinggal di apprtemen seorang diri. Ia lebih memilih mengerjar cita-citanya yang sudah sejak kecil di idam-idamkannya itu.

.

“Oppa, apa kau lapar ? Mau ku buatkan sesuatu ?” ucap Seohyun semenit setelah mereka tiba di appartemen Kyuhyun. Warna coklat dan cream yang mendominasi di setiap ruangan itu tampak membuat suasananya semakin nyama.

Kyuhyun menjatuhkan tubuhnya pada sofa berwarna senada dengan cat tembok di ruang televisi itu. Memejamkan matanya sejenak lalu perlahan pupil bulat itu kembali nampak setelah sepersekian detik tertutup kelopak tersebut. “Bulgogi. Aku ingin makan bulgogi hari ini Chagiya”

Seohyun menganggukan kepalanya. “Lebih baik Oppa mandi terlebih dahulu”. Perlahan tubuh langsingnya sudah mulai di sibukan dengan beberapa bahan-bahan dapur.

Kyuhyun bangkit dari posisinya kemudian melangkahkan kakinya menuju kamar tidurnya. Mandi, itu yang akan ia lakukan seperti permintaan Seohyun padanya beberapa menit yang lalu.

Memulai dengan kancing-kancing baju teratas dan celana yang membalut bagian bawah tubuhnya di buka satu per-satu secara perlahan. Di raihnya handuk berwarna cream tersebut dan segera melesat kedalam kamar mandi.

Setelah selesai membersihkan tubuhnya, Kyuhyun keluar lalu mengambil pakaiannya. Kaos hitam dan celana jeans berwarna senada diambilnya. Rambutnya yang basah sungguh membuat Kyuhyun semakin terlihat sexy dan tampan.

Kyuhyun selesai berpakaian. Ia melangkahkan kakinya keluar menuju ruang makan yang sudah terisi malaikat hatinya itu –Seohyun-.

“Kau sudah selesai Oppa? Sekarang duduklah. Aku sudah selesai menyiapkan bulgogi untuk mu. Aku juga membuatkan mu kimchi dan kimbab” ucap Seohyun seraya membalikan tubuhnya yang sejak tadi membelakangi meja makan karena tengah sibuk berkutat dengan beberapa makanan yang ia sajikan.

Kyuhyun tersenyum tipis, ini yang ia suka dari Seohyun saat ia baru saja pulang dari tugasnya. Seohyun akan sangat memperhatikannya dalam bentuk apapun itu. “Mengapa memasak sebanyak ini? Kita hanya berdua saja dan tidak mungkin ini akan habis”

“Aku hanya ing-“

“Ingin Oppa sehat dengan memakan makanan yang banyak” potong Kyuhyun dengan smirk khasnya. Kyuhyun hafal betul dengan ucapan Seohyun ketika ia mulai memprotes jika Seohyun memasak makanan yang begitu banyak dan terkesan berlebihan.

Kyuhyun memandang Seohyun sejenak dan kembali memfokuskan tatapannya pada tiga menu yang tersaji di atas meja dengan porsi full. Di raihnya sumpit yang berada di samping piring dan mulai mengambil beberapa potong bulgogi dan kimchi.

“Kajja, kau menyuruhku makan tapi kau sendiri malah terdiam seperti itu Chagiya”. Seohyun sedikit tersentak kemudian mengikuti aktivitas Kyuhyun yang sedang makan.

.

Kyuhyun dan Seohyun tengah bersantai di ruang tv yang berada di appartemen Kyuhyun. Setelah selesai makan sore –mengingat ini sudah pukul empat– Seohyun dan Kyuhyun sengaja membawa tubuh mereka bersantai di salah satu ruangan appartemen ini.

Seohyun dalam posisi menyandarkan kepalanya pada dada bidang Kyuhyun. Mungkin inilah cara mereka melepas rindu. kyuhyun mengecup kening Seohyun cepat seraya membelai sayang rambut sang gadis yang sudah lebih dari tiga tahun ini menyandang gelar sebagai kekasih dari seorang Pilot Cho Kyuhyun.

Kyuhyun mengambil ponselnya yang berada di dalam sakunya kemudian jemarinya mulai menari di layar datar tersebut. Sebuah senyuman terukir jelas di wajah tampannya itu.

“Seohyun..”

“Mmm..”

Kyuhyun kembali menarik Seohyun ke dalam pelukannya, membisikan sesuatu kepada Seohyun.

“Mau menemaniku ?”

Seohyun langsung melepaskan pelukan Kyuhyun dan membenarkan pakaiannya yang sedikit berantakan.

“Odie kayo Oppa ?”

“Kajja!” seru Kyuhyun sembari menarik lengan Seohyun lembut dan segera membawa Seohyun menuju pintu appartemen miliknya.

.

“Oppa? Kita akan pergi kemana?” tanya Seohyun bingung.

Kyuhyun hanya tersenyum menanggapinya. Ia kembali memfokuskan arah pandangnya pada kemudi mobilnya yang tengah berjalan laju tapi tetap dengan kecepatan di bawah rata-rata.

“Oppa?” panggil Seohyun.

“Hm?”

“Kita mau kemana” tanya Seohyun lagi dengan wajah yang sedikit terlihat kesal.

“Kau akan lihat nanti Chagiya, istirahatlah dulu” jawab Kyuhyun sembari mengelus puncak kepala Seohyun.

Keheningan menyelimuti keduanya. Seohyun memejamkan matanya menikmati semilir angin dari jendela mobil Kyuhyun. Sedangkan Kyuhyun tengah berkutat serius dengan kemudinya seraya sesekali melirik Yeoja yang tengah terlelap di sampingnya.

.

Mereka tiba di suatu tempat. Kyuhyun menghentikan mobilnya lalu mengeluarkan kain hitam dari sakunya. Kyuhyun membangunkan Seohyun lembut sedetik setelah ia berhasil menutupi mata Seohyun dengan kain hitam yang sudah ia siapkan.

“Opp-oppa.. apa yang sedang kau lakukan?” ucap Seohyun yang jelas terdengar nada terkejut di sana.

“Tenanglah, dan ikuti saja ucapan ku Chagiya” pinta Kyuhyun pada Seohyun.

Kyuhyun membuka pintu mobilnya dan segera melesat keluar, berjalan menuju arah Seohyun dan membuka pintu untuk Yeoja yang tengah ia tutup matanya.Tangannya meraih tangan Seohyun.Mereka melangkahkan kaki menuju tujuan yang di maksud Kyuhyun. Ia memegang lembut punggung Seohyun. Tangannya merambat ke pundak milik Seohyun, dan merangkulnya dari samping.

“Oppa, kau belum menjawab pertanyaanku sejak tadi. Kita akan kemana?” Seohyun kembali melontarkan sebuah pertannyaan pada Kyuhyun. Kyuhyun tidak menjawab sama sekali pertannyaan Seohyun bahkan ia terkesan tidak mempedulikan sebuah pertannyaan dari sang kekasih.

“Berhenti.” ucap Kyuhyun

Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke belakang telinga Seohyun. “Jangan takut” bisik Kyuhyun.

Ia mulai membuka kain yang sendari tadi menutupi mata Seohyun. Perlahan tapi pasti Seohyun membuka matanya. Seohyun menganga menatap sesuatu yang berada di hadapannya. Seakan tak percaya. Ini indah. Sungguh sangat indah.

Kyuhyun membawa Seohyun ke sebuah pantai. Menikmati langit sore. Pemandangan laut terlihat sangat indah di sini. Burung-burung berterbangan tak tentu arah menghiasi langit yang warna ke-emasan mendominasi di setiap sisinya tersebut. Seohyun menutup mulutnya dengan kedua tangan miliknya. Seohyun menolehkan pandangannya pada Kyuhyun. Ia tersenyum.

“Neomu yeppo”

Kyuhyun merangkul Seohyun dari samping. Ikut menikmati pemandangan pantai bersama sang Yeoja.

“Kau suka?”

“I really love it”

“Gomawo” sambung Seohyun seraya menatap Kyuhyun. Kyuhyun mengecup lembut puncak kepala Seohyun dan berjalan mundur meninggalkan Seohyun yang masih sangat menikmati pemandangan yang sangat indah itu.

“Chagiya~” Kyuhyun memanggil Seohyun

“Hmm?”

“Lihat aku” pinta Kyuhyun

Seohyun menuruti permintaan Kyuhyun. Seohyun memutar tubuhnya, menghadap ke arah di mana Kyuhyun berdiri. Kyuhyun menatap Seohyun dalam untuk kesekian kalinya, dan ia sekarang tidaklah sendiri melainkan bersama banyak orang. Mungkin sekitar tiga puluh sampai empat puluh orang. Mereka semua ialah keluarga Seohyun dan Kyuhyun dan ada juga beberapa sahabat dekat keduanya.

Seohyun semakin ternganga melihat semua yang ia cintai berdiri memandangnya. Bahkan orang tua Kyuhyun yang ia tahu sekarang berada di Mokpo pun hadir bersama Dongsaeng Kyuhyun –Cho Taemin-. Kyuhyun berjalan mendekati Seohyun. Meraih lembut tangan kanan Seohyun seraya menatap manik mata Seohyun lekat. “Kau tau, aku sangat beruntung memiliki mu. Dan hari ini aku ingin lebih mengikat mu dengan cincin ini.” Ucap Kyuhyun seraya mengeluarkan benda kotak berwarna Sapphire blue tersebut.

“Dan mereka semua disini hadir untuk menyaksikan aku melamar mu” lanjut Kyuhyun seraya memasangkan sebuah cincin berwarna putih yang dihiasi dengan batu shappire blue tersebut. Seohyun hanya bisa mengeluarkan krystal bening yang sudah mengalir di kedua pipi chubby miliknya.

Kyuhyun tersenyum menatap Seohyun. Perasaan bahagia yang ia rasakan sudah tak bisa terpendam lagi. Begitupula dengan rasa lelahnya karena selama ia bertugas membawa beratus-ratus nyawa yang berada di dalam pesawat, ia juga menyempatkan diri menyusun rencananya untuk melamar Seohyun bersama keluarganya dan keluarga Seohyun.

“Noona, jangan kau terima lamarannya. Sebaiknya kau bersama ku saja itu jauh lebih baik di bandingkan dengan makhluk angkuh itu” ucap Taemin seraya menatap Kyuhyun dan Seohyun yang tengah memeluk tubuh mereka satu sama lain.

Kyuhyun mengalihkan pandangannya menatap Dongsaeng yang berjarak lima tahun darinya itu. “Yak Cho Taemin! Kau urus saja kekasih mu jangan mengganggu calon istri ku. Lagipula Seohyun tidak akan tertarik dengan anak ingusan yang berbeda dua tahun darinya”

“Oppa-” ucap Seohyun seraya mencubit pelan perut sang Namjachingu yang berada di sampingnya.

Acara sore hari itu berjalan dengan lancar.Kyuhyun merasa semua yang di rencanakannya tak ada yang sia-sia bahkan semakin baik di luar rencananya.

.

Kyuhyun tengah membaringkan tubuhnya di atas kasur berukuran king size yang berada di dalam kamar appartemennya tersebut. Acara sudah selesai sekitar tigapuluh menit yang lalu, dan Kyuhyun tak perlu mengantarkan Seohyun pulang mengingat orangtua kekasihnya itu juga berada di sana otomatis Seohyun pulang bersama orangtuanya.

“Hyung.” suara nyaring yang tak lain milik Taemin –adik Kyuhyun– itu masuk dalam pendengarannya. Ia bangkit dari posisi tidurnya dan menatap malas sang Dongsaeng satu-satunya itu. “Ada apa? Jika tak terlalu penting sebaiknya kau kembali saja ke kamar mu dan tidur. Aku lelah.”

“Ini berita sangat penting Hyung. A-aku a-akan-” Taemin meggantung ucapannya yang mebuat raut wajah Kyuhyun semakin kesal. “Yak! Palli!”

“Aku akan mebuka perusahaan kecil-kecilan disini, mmm dan aku juga akan melanjutkan kuliah ku di jenjag berikutnya di Universitas Kyunghee. Bagaimana menurutmu?” ucap Taemin dengan nada yang terdengar antusias. Kyuhyun kembali menatap Dongsaengnya itu, kali ini dengan rona wajah yang bisa di katakan sedikit terkejut.

“Kau gila huh? Siapa yang akan membiya-yai mu membuka perusahaan?”

“Apa gunanya memiliki seorang Hyung yang bekerja. Apalagi pekerjaannya seorang pilot, bukankah gaji mu cukup Hyung? Kau saja bisa membeli appartemen dan mobil mewah! Aku juga memerlukan mu untuk mempromosikan perusahaan ku saat kau akan take off.”

Kyuhyun kembali merubah raut wajahnya menjadi kesal bahkan raut wajah frustasi-pun terlihat jelas dari cahaya dan sorot matanya. Bagaimana bisa seorang Dongsaeng yang se-harusnya patuh kepadanya sekarang menjadi orang yang suka mengatur-atur hidupnya. “Kau pergilah dari kamar ku! Akan ku pikirkan besok!”

Kyuhyun membaringkan kembali tubuhnya, menarik selimut berwarna putih itu hingga batas leher dan kemudian mencoba memejamkan kedua matanya. Sedangkan Taemin bangkit dari posisinya dan mensejajarkan tubuhnya dengan Kyuhyun yang sedang tertidur. Dikecup puncak kepala sang Hyung seraya megelus lembut rambut coklatnya. “Jaljayo Chagiya.”

Kyuhyun kembali membuka kedua matanya. Taemin sedang meledeknya sekarang, apa yang ia lakukan itu sebenarnya mengikuti cara Seohyun ketika pergi meninggalkan Kyuhyun yang akan tertidur. Bantal putih yang berada di samping tubuh Kyuhyun di lemparnya tepat di kepala Taemin yang sudah beranjak mejauh dengan tawa yang menggema di kamar miliknya.

“Ck- anak kecil yang menyebalkan” Kyuhyun kembali mencoba memejamkan matanya, dan itu tak butuh waktu lama karena memang tubuhnya sudah sangat lelah dan menginginkan untuk beristirahat.

.

Matahari sudah tampak sempurna menyinari bumi. Setiap makhluk hidup juga sudah mulai melakukan aktifitas mereka satu persatu. Lain halnya dengan Kyuhyun yang sepertinya masih enggan melepas kemesraannya dengan ranjang dan selimut yang membalut tubuhnya. Sebuah telapak tangan menyentuh dahinya yang mau tak mau memaksanya untuk menampakan kedua bolamatanya.

“Chagiya…”

Kyuhyun mengerjapkan matanya. Ditegakkan tubuhnya dengan setengah sadar. “Yak! Kenapa membangunkan ku? Aku masih sangat membutuhkan istirahat! Lagi pula aku tak ada jadwal penerbangan hari ini! Bisakah kau keluar dan jangan menggangguku huh?!” Kyuhyun berbicara setengah membentak membuat Seohyun sedikit terkejut. Setiap mebangunkan Kyuhyun baru hari ini ia dengan kasar menyentak Seohyun.

“Oppa-, k-kau mengusirku? Mianhe membangunkan mu”

Kyuhyun membuka matanya lebar memaksa menyesuaikan cahaya matahari yang berada disekelilingnya. Ia tak menyangka bahwa itu Seohyun, karena sendari tadi ia masih terus menutup matanya walaupun dalam posisi duduk ini. Rasa kantuk yang membelenggu dirinya membuat Kyuhyun benar-benar malas beranjak dari ranjangnya.

“Aishh, mianhe Chagiya. Ku kira Taemin yang mengganggu tidurku. Ada apa? Kenapa sepagi ini sudah mengunjungiku? Apa kau begitu rindu pada kekasihmu yang tampan ini?”

“Cih, sifat mu itu tak pernah berubah Oppa. Cepatlah mandi aku akan membuatkan mu sarapan. Eommanim, Appanim juga Taemin sudah menunggumu di ruang makan. Segeralah bersiap” ucap Seohyun ketus seraya kembali melangkahkan kakinya menuju pintu kamar. Sebuah tangan kekar yang tak lain milik Kyuhyun berhasil meghentikan langkah kaki Seohyun yang bergegas keluar.

“Apa lagi?”

“Mandikan aku”

“Yak!”

.

Kyuhyun sudah rapi dengan pakaiannya. Langkah kaki membawa tubuhnya menuju ruang makan seperti yang di katakan Seohyun tadi. Kyuhyun mengambil posisi tepat di sebelah Seohyun. “Kyu, kau lama sekali” wanita paruh baya itu mengeluarkan suaranya beberapa detik setelah putra sulungnya berada di ruangan yang sama dengannya.Kyuhyun hanya memandang sang Eomma dan tersenyum hangat.

Tak ada sepatah katapun yang mereka keluarkan saat mulai meyantap makanan yang di buatkan Seohyun. Hanya dentingan sendok yang bertabrakan dengan benda pecah belah tersebut –piring– yang menjadi iringan suara di ruang makan itu. “Oh Seohyun~ah, mashitta. Pantas saja Kyuhyun selalu memintamu menemaninya di rumah dan menyuruhmu memasak.” kembali ucapan Eomma Kyuhyun memecahkan keheningan di antara mereka.

 

 

“Eommanim ini han-“

“Bukankah aku pintar memilih calon istri Eomma?” potong Kyuhyun cepat. Seohyun mengalihkan pandangannya pada Kyuhyun seraya mendengus kesal. Eomma Kyuhyun hanya tersenyum menatap keduanya. “Kyu, siang nanti Eomma dan Appa akan kembali ke Mokpo. Taemin disini bersama mu”

Seohyun kini berganti mengalihkan pandangannya pada Eomma Kyuhyun. “Kenapa cepat sekali Eommanim? Bukankah kalian baru saja sampai kemarin? Kenapa terburu-buru sekali?”

“Eomma tidak terbiasa tidur di rumah susu-“

“Appartemen” sergah Kyuhyun cepat sebelum wanita paru baya itu melanjutkan ucapannya. “Ya terserah apapun itu namanya, yang jelas Eomma tidak terbiasa di tempat seperti ini. Tidur di gedung tinggi pencakar langit membuat Eomma tak bisa telelap sedikitpun. Lagipula umurku sudah tak pantas tinggal di kota metropolitan seperti ini. Mokpo jauh memiliki tingkat ketenangan dan kenyamanan untuk orang seumuran ku dan tentu Appa”

Seohyun hanya menganggukan kepalanya menandakan bahwa ia sangat mengerti dengan ucapan Eomma sang kekasih. “Oh ya Seohyun. Kapan kau akan mengunjungi kami di Mokpo? Eomma sangat menanti kedatanganmu disana. Sudah sangat lama sekali setelah Kyuhyun membawamu menemui kami dan memperkenalkanmu sebagai kekasihnya” wanita paru baya itu kembali meluncurkan sebuah pertanyaan pada Seohyun.

“Ak-“

“Dia sibuk Eomma” lagi dan lagi. Ucapan Eommanya dijawab oleh Kyuhyun yang sebenarnya pertanyaan itu benar-benar bukan untuknya. Seohyun memukul pelan pergelangan tangan Kyuhyun. “Tidak jangan dengarkan ucapan Kyuhyun Oppa, Eommanim. Mungkin setelah ini aku akan sering mengunjungi kalian di Mokpo”

“Kau yakin? Bagaimana dengan pemotretanmu? Dan tentu saja kegiatan ke-artisan mu yang lainnya?” Kyuhyun kembali berucap dengan nada meyindir. Seohyun hanya mampu mendengus kesal seraya memutar kedua bola matanya malas. “Setidaknya aku masih memiliki usaha di bandingkan mu Oppa. Kau tak pernah mengunjungi Eommanim di Mokpo, dan sibuk menerbangkan burung besar mu itu”

Skakmat! Kyuhyun hanya bisa menutup mulutnya rapat. Apa yang di ucapkan Seohyun memang benar adanya. Kyuhyun sudah setahun penuh tak mengunjungi keluarganya karena sibuk dengan jadwal penerbangannya yang semakin padat sejak dirinya mendapat gelar sebagai pilot terbaik.

“Sudahlah, Eomma menati kedatanganmu Seohyun” ucap BoA-Eomma Kyuhyun– seraya mebersihkan satu persatu piring-piring yang sudah bersih tak tersisa. “Biar aku saja yang membersihkannya Eomma, lebih baik Eomma beristirahat saja” Seohyun meraih piring-piring kotor itu dari tangan BoA dan bergegas menuju dapur.

Seohyun tengah berkutat degan beberapa piring, spons serta busa-busa yang berada di sekitar telapak dan pergelangan tangannya. “Biar ku bantu Chagiya”

“Ah ani Oppa, lebih baik kau bantu Taemin saja. Sepertinya ia mulai kesusahan membuat dena untuk membangun perusahaannya”

“Biarkan saja, lagipula ada yang ingin aku bicarakan dengan mu Chagi” Kyuhyun menatap bola mata Seohyun lekat. Kali ini raut wajah Kyuhyun lebih terlihat serius dari sebelumnya. Seohyun menghentikan kegiatannya dan membalas tatapan Kyuhyun.

“Mmm, bicarakan saja Oppa”

“Menikahlah denganku” ucap Kyuhyun mantap. Telihat jelas raut wajah Seohyun yang berubah drastis dari sebelumnya. “Mwo? Oppa menikah itu bukan sesuatu yang mudah.”

“Aku tau, tapi aku ingin menikah dengan mu. Apa itu salah?”

“Tidak, tap-“

“Oh ayolah Seohyun! Apa lagi yang kau tunggu? Aku sudah sangat mendambakan hidup berkeluarga. Membayangkan saat aku pulang bekerja, kau akan membukakan pintu dengan senyuman dan kecupan yang manis pada pipi dan bibirku. Meja makan penuh dengan makanan-makanan yang enak, air hangat yang sudah kau siapkan untuk berendam dan tidur di dalam dekapan yang hangat. Apa kau tak menginginkannya ?”

Seohyun membelai lembut pipi Kyuhyun yang tentu saja dengan tangannya yang masih basah akibat mencuci piring itu. “Bersabarlah Oppa. Aku berjanji saat nanti masa kontrakku habis, aku akan menjadi pengantin mu”

“Benarkah? Hey apa masa kontrak mu masih lama? Dan bagaimana jika kau berpaling pada Namja lain eoh?”

“1 tahun, itu bukan waktu yang lama Oppa. Dan ini-” Seohyun menghentikan ucapannya seraya mengangkat salah satu jemari tangan kanannya yang terdapat sebuah cincin tengah melingkar manis dengan warna putih yang berhiaskan batu sapphire blue tersebut. “Bukankah kau sudah mengikatku dengan ini Oppa? Jadi bagaimanapun aku tak bisa dan tak akan pernah lepas dari ikatanmu”

Kyuhyun tersenyum lembut mendengar penuturan yang di ucapkan Seohyun padanya. Keduanya memandang satu sama lain dengan lekat sebelum sama-sama menautkan bibir mereka. Berciuman dengan dalam dan panas merupakan hal yang biasa mereka lakukan. Kyuhyun menarik tengkuk Seohyun agar semakin memperdalam ciuman mereka.

“Yak! Bisakah kalian melakukan itu di tempat yang lebih privasi? jika Eomma dan Appa melihat ini, mungkin akan menjadi tontonan yang sangat menarik”

CHO TAEMIN!!!

.

Seorang Namja melangkah di tengah-tengah keramaian kota Seoul sore itu. Tangan kanan yang setia menggandeng Yeojanya terhenti di sebuah pertokoan dengan dinding berwarna putih dan beberapa aksen bunga di setiap sudut pertokoan tersebut.

Tangannya kembali menyeret pelan sang Yeoja untuk masuk kedalam toko yang di maksudnya. Ya Namja itu Kyuhyun dan yang berada di sebelahnya tentu saja Seohyun. Setelah sarapan pagi itu berakhir mereka segera mengantar kedua orang tua Kyuhyun menuju stasiun kereta api untuk kembali ke Mokpo. Dan setelah itu Kyuhyun dengan segera membawa Seohyun pergi sesuai tujuannya.

“Oppa? Kau bilang ingin membeli sesuatu?”

“Ya, dan aku ingin membeli salah satu barang yang berada di toko ini.”

Kyuhyun segera melangkah meninggalkan Seohyun menuju beberapa gaun yang melekat rapi pada patung-patung toko tersebut. Seohyun masih diam di tempatnya, matanya mulai menjelajahi toko gaun milik salah seorang desainer terbaik di Korea Selatan itu. Tubuhnya mendekat pada rak-rak gaun dengan sentuhan kain sutra disana. Tangan lentiknya mulai memilah-milah baju satu persatu.

“Mmm Oppa? Apa kau ingin membeli salah satu gaun untuk Taemin? Apa dia mau memakainya? Sepertinya kau salah toko Oppa. Taemin pas-” belum selesai Seohyun berbicara, sebuah ketukan pelan di layangkan Kyuhyun tepat di kepala Seohyun. Seohyun meringis seraya mengelus kepalanya yang sebenarnya sama sekali tidak sakit itu. “Yak! Apa yang kau lakukan Oppa!”

“Jangan berbicara yang tidak-tidak. Aku tak mungkin membelikan Taemin salah satu gaun disini. Sekarang kau coba semua gaun ini dan jangan memprotes!” ucap Kyuhyun seraya memberikan beberapa potong gaun pada Seohyun.

Kyuhyun melangkahkan kakinya menuju sofa yang berada di dalam toko tersebut. Sembari menunggu Seohyun keluar dengan beberapa gaun pilihannya itu, Kyuhyun mengambil iphonenya dan mulai mengotak-atik menda persegi berwarna hitam pekat tersebut.

Mungkin sudah tigapuluh menit Kyuhyun menanti Seohyun keluar dengan gaun yang ia pilih, tapi nampaknya tanda-tanda itu belum juga terlihat.

“Oppa, oddoke? Aku pilih yang ini saja”

Kyuhyun mengalihkan pandangannya menatap Seohyun. Cantik. Benar-benar cantik. Kyuhyun tersenyum lembut menatap Seohyun. Membawa tubuhnya lebih dekat dengan sang kekasih seraya membelai lembut pipi gembul Yeojanya. “Neomu Yeppo. Saranghe” ucap Kyuhyun di ikuti gerakannya mengecup singkat pipi kanan Seohyun.

Kyuhyun memiliki maksut tersendiri mengapa ia mengajak Seohyun kemari dan membeli gaun. Kyuhyun berniat mengajak Seohyun pada acara maskapainya malam ini. Setidaknya tidak ada salahnya menyiapkan sesuatu yang baru untuk kekasihnya.

“Oppa”

“Mm? Waeyo Chagi?”

“Bolehkah aku bertanya? Sebenarnya ada apa sampai kau repot-repot membelikanku gaun se-mahal ini?”

“Kau lihat saja nanti Chagi. Kajja, masih banyak yang harus kita siapkan.” ucap Kyuhyun seraya kembali menarik lengan  Seohyun lembut.

.

Terdengar suara music Yang menggema di sebuah gedung megah tersebut. Begitu banyak orang-orang yang bergantian memasuki gedung itu, entah sendiri, berpasangan ataupun bersama-sama. Kyuhyun juga tampak hadir karena memang inilah alasannya mengajak Seohyun membeli sebuah gaun. Ia sengaja tak memberitahukannya terlebih dahulu pada Seohyun karena menurutnya itu akan membuat Seohyun menolak ajakannya.

“Oppa, kau menipuku? Kau bilang ingin mengajak ku menghadiri pernikahan sepupumu?”

“Mianhe Chagiya, kalau aku berbicara sejujurnya kupastikan kau akan menolaknya mentah-mentah” ucap Kyuhyun seraya tetap menggandengan tangan mungil Seohyun. Kyuhyun tersenyum ramah pada setiap orang yang di temuinya, entah itu menyapa atau hanya sekedar memandangnya. Ya, gedung ini full dengan para pilot dan pramugari maupun pramugara maskapai tersebut.

Kyuhyun memandang setiap sudut-sudut gedung tersebut. Pandangannya terus menjelajahi setiap senti ruangan yang mendominasi Yeoja di dalamnya. Senyumnya mengembang seketika menatap seorang Namja yang tengah berdiri memegang segelas minuman di tangan kanannya. Dengan segera Kyuhyun melangkah mendekati Namja tersebut, dan tak lupa menarik Seohyun dengan lembut di belakangnya.

“Hyuk!” ucap Kyuhyun seraya menepuk pundak Namja yang bernama Eunhyuk tersebut. Namja itu ialah sahabat sekaligus rekan kerja Kyuhyun sebagai seorang pilot. Terlihat ekspresi terkejut yang tergambar jelas di wajahnya. “Tidak bisakah kau menyapa seseorang dengan lebih lembut ya Cho Kyuhyun!”

Kyuhyun terkekeh pelan, sementara Eunhyuk hanya dapat mendengus kesal. “Dimana Yeoja mu? Apa kau kehabisan stok pendamping?”

“Yak! Kau menghinaku?! Kau sendiri apa membawa Yeoja yang sering kau ceritakan padaku? Mana?! Atau jangan-jangan dia sudah memutuskan mu karena sudah bosan memiliki Namja menyebalkan sepertimu.”

“Ya Ya Ya! Bicara apa kau ini huh?! Tentu saja aku membawanya, kau akan terkejut setelah melihatnya. Bahkan kami sudah bertunangan” dengan lembut Kyuhyun menarik Seohyun yang sejak tadi terhalangi punggungnya.

“Seo Joohyun?! Ba-bagaimana bisa, ka-kau d-an Ky-kyuhyun” ucap Eunhyuk dengan ekspresi dua kali lebih terkejut di bandingkan saat Kyuhyun mengagetkannya tadi. “Karena kami saling mencintai” jawab Kyuhyun seraya memeluk pinggang Seohyun dari samping.

“Yak! Mengapa kau tak pernah mengatakan jika kekasih mu itu Seohyun?”

“Aiisshh, tak perlu berteriak seperti itu babo! Kau merusak pendengaran ku saja! Aku memang sengaja menyembunyikannya. Kau selalu menceritakan tentang Seohyun padaku, kau bercerita tentang profilnya bahkan kau seolah-olah lebih mengetahuinya di bandingkan aku. Bahkan iphone mu saja full dengan foto Seohyun, aku yang kekasihnya saja tak mempunyai foto Seohyun sebanyak itu.”

“Mm a-ak-“

“Dan jika aku mengatakannya padamu bahwa aku kekasih dari seorang model papan atas Seohyun apa kau akan mempercayaiku? Mungkin kau akan mengiraku gila. Atau mungkin kau akan sering meminta foto, tanda tangan bahkan kau akan meminta nomer telpon Seohyun padaku. Dan kurasa itu hanya impianmu saja Hyuk! Karena aku tak akan membiarkan sesentipun Seohyun dekat dengan mu” ucap Kyuhyun dengan nada penekanan di akhir kalimat. Seohyun hanya terkekeh geli melihat perdebatan kecil kedua sahabat akrab ini.

“Senang bertemu dengan mu Eunhyuk Oppa” telapak tangan putih itu terulur tepat beberapa centi di dada Eunhyuk. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu, dengan segera Eunhyuk menyambut uluran tangan model cantik yang setahun belakangan ini menjadi idolanya.

“Yak Chagiya! Siapa yang memperbolehkan mu memanggil Eunhyuk dengan sebutan Oppa huh?” Kyuhyun memperlihatkan wajah kesalnya menatap Seohyun. Sebuah senyuman manis tergambar jelas di bibir mungil Seohyun, tangannya mebelai lembut pipi Kyuhyun. “Dasar kekanak-kanakan. Eunhyuk Oppa sahabatmu dan aku hanya ingin lebih dekat dengan teman-temanmu Oppa.”

“Kyu, sebaiknya kau mengambil minuman untuk Seohyun. Kekasih macam apa kau membiarkan Seohyun berdiri kehausan disini.” Eunhyuk berucap seraya menunjuk letak tempat minuman yang tak jauh dari tepat mereka berada sekarang.

“Dan membiarkan mu mendekati Seohyun? Andwe!”

“Yak! Tenang saja aku tak akan merebut kekasih sahabatku sendiri. Lagipula Seohyun belum tentu tertarik dengan Namja dengan tampang di bawah rata-rata seperti ku” Kyuhyun terkekeh mendengar ucapan ter-akhir yang dilontarkan Eunhyuk itu. Sedetik kemudian Kyuhyun berjalan mendekat pada tempat minuman yang sebelumnya di tujuk oleh Eunhyuk.

Dua buah gelas yang sudah terisi full kini berada di kedua genggamannya. Kyuhyun hendak kembali berjalan menuju arah Seohyun dan Eunhyuk sebelum seseorang datang dan tak sengaja menabrak punggungnya. Alhasil minuman itu tumpah beserta pemilik minuman tersebut –Kyuhyun-. Ia terjatuh tepat menindih seorang Yeoja di bawahnya. Bukan hanya itu bibir Kyuhyun tepat menempel di pipi Yeoja tersebut.

“Oppa-“

[TBC]

86 Tanggapan to “MY DEAR PILOT [ CHAPTER 1]”

  1. eva amelia Oktober 4, 2015 pada 12:18 pm #

    Spa yeoja tu,,jgn smpe slh phm dch seokyu. .
    Crta’y sru nh. .like this🙂

  2. Iyank EternalMagnae Januari 16, 2015 pada 2:47 am #

    yaaaaaa mlai dech mncul msalahnya!!
    yeoja it sp lgi!?
    mdah2an seokyu g brtengkar gra2 nie!!

  3. azruri Desember 26, 2014 pada 10:10 am #

    Next jangan lama2 ‘-‘

  4. alfiana tri wulandari Juni 8, 2014 pada 1:32 am #

    jangan”

  5. clara April 27, 2014 pada 5:10 pm #

    Aduhhh, masalah baruu nieh hahahaha…siapa ya yeojanyaa? hemmm penasarann..lanjut chinguu

  6. jaoqueline steinert Januari 16, 2014 pada 2:04 pm #

    author,.,siapa yeoja yg kyuppa tabrak,ah bkin mkir keras aja.ntar klo seonni liat trus slah paham eottokke ???😦 eottokke eottokke eottokke thorrr…huhu jgn smpe ada prtngkran antra SEOKYU dech >:-(
    lanjut thor. . . . . . .

  7. Anah Sanggy Sonelf Desember 25, 2013 pada 1:53 am #

    seru eon…
    penasaran nich siapa yeoja tersebut & bagaimana reaksi soehyun eonni klo mlihat adegan itu????…..

  8. jeje0294 November 25, 2013 pada 1:30 am #

    Siapa yeoja yg kyuppa tabrak? Jgn sampe cinta segitiga dimulai andwae😦 romantis banget seokyu berharap mereka cepatan menikah😀 ditunggu lanjutannya ^^

  9. asyahashifah November 8, 2013 pada 6:20 am #

    Aduh. Itu orang yg ditabrak kalo ga sooyoung pasti victoria-_- ah jinjja! Aku penasaran>< keren, thor!❤

  10. Vhiuraa_wires November 2, 2013 pada 9:22 am #

    bagus thor!! ahh knp kyu oppa jatuh ke yeoja yg tdk dikenal/? ‘-‘ next

  11. seokyualways11 Agustus 1, 2013 pada 5:46 am #

    Bgs bangt thorrr …!!!🙂
    Knapa kyu oppa pake nabrak cwek?? Dicium pulaa ..
    Haaaa .. nanti seo eonni ngambek lagiii

  12. Nanda Juni 25, 2013 pada 6:02 am #

    Aduh,,
    siapa tuh yang ditabrak kyu?
    Lnjut thor,
    nice ff

  13. Kyuffeewonffle Juni 24, 2013 pada 1:40 am #

    Ish suatu kebetulan yg aneh.. Jangan2 konflik bakal muncul krn tuh cewek yg tabrakan sama kyuhyun

  14. Ayu_seokyu Juni 17, 2013 pada 5:48 pm #

    Kyaa akhirnya dapet lagi nih ff seokyu yang keren.
    Daebak thor..!
    Wah kyu jadi pilot nih.
    Di tunggu kelanjutannya thor

    seokyu jjang!!

  15. Ratih Kusuma Juni 15, 2013 pada 7:19 am #

    Yak! Kyu kenapa pake nabrak ntar seo marah gimana :q daebak eonnie butcarabutLANJUT😀

  16. ayesha Juni 9, 2013 pada 6:11 am #

    Sukaaa bgt ma profil Kyu d sini ayo chingu lanjutkan ya segera

  17. elikudo Juni 8, 2013 pada 6:03 pm #

    Daebaak! Bagus kawan! Okelah karena ini udah malem dan saya udah ngantuk jadi saya capcus dulu yoo

  18. ayunda Mei 16, 2013 pada 4:51 pm #

    hahaha lucu, ternyata Eunhyuk fansnya Seo..
    yaduuh itu kenapa Kyu jatoh pake ga sengaja nyium yeoja-,-

  19. Rida Mei 15, 2013 pada 6:25 am #

    Wah kyuppa jd pilot hebat,,duh tu cpa yg dtbrk ma kyuppa

  20. syudylady09 April 30, 2013 pada 2:56 pm #

    wahh keren banget Kyuhyun jadi pilot, Seohyun jadi model >.<
    mau gimana juga ceritanya, Seokyu selalu ada chemistry-nya ^^
    ff-nya seru author-nim🙂
    btw sapa tuh yeoja yang muncul di akhir cerita? o.O

  21. Cho In Hyeon April 21, 2013 pada 3:44 pm #

    Kyaa seonni semoga cepet2 nikah sama pilot cho hahaha…next part kapan di Post nih Author ?

  22. lovekyu Maret 30, 2013 pada 8:49 am #

    Kyu jd pilot k’ren bnget😀 waduh kira2 yeoja itu syp eaaaaa😀

  23. lee natashima Maret 26, 2013 pada 7:45 am #

    Ceritanya so sweet…
    Itu kyu kok gk hati2,nanti seo slh analisis jdnya,&gk jd nikah#huhuhu
    Ditunggu kelanjutannya…

  24. yorin seokyu_11 Maret 21, 2013 pada 5:14 am #

    kyaaa so sweet banget🙂
    tapi siapa yeoja yg jatuh bareng kyuppa ? victoria ?

    lanjut thor , daebak !!

  25. annherCho Maret 19, 2013 pada 5:23 am #

    LANJUUUUTT~😀

  26. han seo Maret 10, 2013 pada 5:10 am #

    so sweet bnget
    tpi kyknya bakalan ada mslah besar yg melnda hbngan seokyu ANDWEEEee

  27. GitCahyani Maret 7, 2013 pada 8:03 am #

    O,o andwaaee >:o

  28. syifasuju18elf Februari 27, 2013 pada 3:00 pm #

    wah…… Kaya’nya seru nie?
    Ditnggu dch kelanjtan,a….. Fighting thor…

  29. kolif_teukieteukie Februari 25, 2013 pada 2:28 pm #

    .hah siapa tu yogja
    nextpartnya

  30. iralg Februari 15, 2013 pada 12:34 pm #

    baru kali ini aku nemu ff yang kyuhyunnya jadi pilot, kenapa seohyunnya gak jadi pramugari kaya di flower power???

  31. ayesha Februari 7, 2013 pada 6:24 am #

    Bahagianya ^_^
    Seokyu dgn kehidupanny yang sempurna
    Ujianny jg pasti berat tp yakin seokyu bs mehadapinya..next chap please

  32. ninninnin Februari 5, 2013 pada 7:16 pm #

    nice ff
    seokyu sweet bgt

  33. 매들린 Februari 4, 2013 pada 10:23 am #

    Next chapternya thorrrrr !!! Kece B-)

  34. theo lee Februari 2, 2013 pada 10:40 pm #

    wah..Seokyu romantis dech…
    npa hrs ngu 1 taon bru nikah…
    psti fany ne org yg dtubruk kyu…
    lnjut dunk jgn lma2 ya..

  35. reenee Januari 30, 2013 pada 5:13 am #

    apakah itu fany?oh noooooo bs gawaaat

Kasih Comment ya ;) Gomawo

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: